PeristiwaPolitk PemerintahanSitubondo

Mulai Terkuak Diam Diamnya Bupati Situbondo Meminta Bantuan ke Pengusaha

Beredarnya surat dari Diperdagin Situbondo yang meneruskan surat Bupati terkait dengan permohonan bantuan kepada pengusaha bantuan tunai dan non tunai mendapatkan perhatian dari Bang Ipoel Ketum GP Sakera Situbondo,dikarenakan sejak dikeluarkannya surat yang bersifat penting tersebut bulan juli 2021 belum terpublikasi kepada masyarakat.

Team Pemangkar yang dipimpin langsung oleh Bang Ipoel mendatangi kantor Disperdagin Situbondo untuk bertemu dan mendapatkan klarifikasi langsung dari kepala dinas,namun menurut informasi dari pegawai Disperdagin bahwa Kepala Dinas Abdul Kadir Jaelani,S.Sos.,M.Si. sedang istirahat namun bukan dikantor padahal mobil Dinasnya masih terparkir di kantor. Bang Ipoel dan Team Pemangkar lalu ditemui oleh Kabag Umum Zaenal dan Kabid Perdagangan Ruben.(19/08/2021)

Sempat terjadi saling lempar tanggungjawab ketika Bang Ipoel menanyakan siapa yang membuat surat permohonan tersebut.Kedua pejabat tersebut sama sama mengakui dan membenarkan bahwa betul surat permohonan bantuan itu memang benar adanya.

Zaenal menjelaskan pada pertemuan tersebut, ” semua bantuan yang berupa non tunai seperti beras,minyak,dan sembako lainnya sudah kami serahkan kepada Dinas Sosial Situbondo.” sambil menunjukkan tanda terima penyerahan oleh Dinsos Situbondo.
Sementara itu Kabid Perdagangan Ruben mengatakan,” sebanyak 32 surat sudah kami berikan kepada pengusaha terutama pertokoan dan beberapa sudah memberikan bantuan dan beberapa bantuan yang diserahkan di Disperdagin sudah kami terima dan sudah diserahkan ke Dinsos kecuali yang berbentuk tunai kami tidak tahu total jumlahnya berapa karena bantuan tersebut langsung di transfer oleh pengusaha ke rekening khusus yang saya tidak punya akses ke rekening tersebut,namun beberapa pengusaha membenarkan sudah mentransfer,mengenai semua hasil bantuan saya tidak tahu apakan sudah disalurkan apa tidak oleh Dinsos Situbondo”.

Setelah mendapatkan penjelasan dari kedua pejabat tersebut,Bang Ipoel menjelaskan,” dana yang dimintakan oleh bupati kepada pengusaha itu sama halnya bantuan rakyat untuk rakyat,oleh karenanya harus dipublikasikan bukan hanya berapa jumlah yang disumbangkan tapi juga berapa yang sudah didistribusikan atau diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,tapi sudah hampir sebulan permohonan ini dan hasil bantuan serta distribusi bantuan belum ada publikasi baik itu dari Bupati maupun Kepala Dinas sehingga ini rawan untuk di permainkan dan ini bukan akhir dari penelusuran kami.” Ujar Bang Ipoel sambil menghisap rokok sebagai ciri khasnya.(I-One)

the authorRedaktur2