PeristiwaSitubondo

IMSAK Jilid II Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka Kasus UKL-UPL di DLH Situbondo

 

 

Situbondo,S-One news.com
Aksi massa yang tergabung dalam IMSAK ( Ikatan Masyarakat Situbondo Anti Korupsi ) hari ini dengan ribuan massa mendatangi Kejaksaan Negeri Situbondo untuk mendesak agar ditetapkannya tersangka kasus UKL-UPL DLH Situbondo yang hingga saat ini masih belum menentukan tersangkanya.(09/05/2022)

Aksi ini dihadiri oleh para aktivis Situbondo dan tokoh masyarakat yaitu Ketua Umum (Ketum) GP SAKERA Syaiful Bahri,Sumyadi Wiyono, tokoh masyarakat H. Muhammad, H. Ahmad, koordinator IMSAK Hafid Yusik dan para anggota GP SAKERA bersama simpatisan masyarakat Situbondo.Dan pengamanan dalam aksi ini telah dilakukan oleh Polres Situbondo dan di bantu juga dari BKO Polres Banyuwangi serta Brimob Bondowoso, serta juga jajarannya bersama TNI dari Kodim 0823 Situbondo, Satpol PP Pemkab Situbondo, hal dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam aksi ini.

Sebelumnya di aksi IMSAK jilid I dengan aksinya memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Situbondo yang telah melakukan penggeledahan dan menemukan adanya rekayasa dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo yang merupakan salah satu syarat pengajuan dana PEN 249 milliar ,Namun selama kurang lebih 3 bulan belum juga menetapkan tersangkanya, hingga saat ini kasusnya seolah hanya on progres saja tanpa ada hasil yang nyata.

Dalam aksinya ditengah ribuan massa aksi salah satu aktivis ,Sumyadi dalam orasinya mengatakan,” Ada apa ,ini bukti bukti sudah ada namun kenapa Kejaksaan Negeri Situbondo belum menetapkan tersangkanya ,ada apa,kalau sudah diadakan penggeledahan tentunya harus ada tersangka “.

Sementara itu Syaiful Bahri,Ketua umum Garda Pemuda Sakera(GP Sakera) sekaligus sebagai penanggung jawab aksi IMSAK mengatakan,” Sampai detik ini belum ada tersangka yang ditetapkan padahal ini sudah masuk di tahap sidik dan harusnya sudah keluar nama nama tersangkanya”.

Dari aksi tersebut beberapa perwakilan dari massa aksi diantaranya Ketum GP SAKERA Syaiful Bahri, H. Muhammad, H. Ahmad, Hafid Yusik, Sumyadi Wiyono. Diizinkan masuk yang intinya ingin mendengarkan langsung penjelasan dari Kajari Situbondo terkait kasus ini.

Kemudian setelah hampir 1 jam bertemu di dalam, para perwakilan massa dan Kajari situbondo menemui massa aksi , Syaiful Bahri mengatakan kepada para massa IMSAK ,” Kita sudah bertemu dengan Kajari di dalam dan dijelaskan,kita jelaskan dan akan saya kembalikan kepada IMSAK apapun keputusannya”.

Dilanjut dengan Kajari Situbondo,Nauli Rahim Siregar mengatakan,” Sudah kita jelaskan kepada perwakilan temen teman ini bahwa kita akan melaksankan secepat mungkin kasus ini dan akan bermuara di Pengadilan dan akan kita laksanakan sesuai tahapan tahapan hukum yang berlaku”.

Massa aksi kembali kejalan dengan menutup ruas jalan sebelah selatan dan dihibur dengan alunan musik sebagai penyemangat bahwa mereka akan tetap berada disana sampai kasus ini benar benar transparan di mata masyarakat Situbondo.

Massa IMSAK membubarkan diri setelah diberikan penjelasan langsung oleh Bang Ipoel atau Syaiful Bahri ,”Saya dan massa aksi tetap berada di jalan seperti ini walau dahaga dan haus dan besok 1 sampai 3 hari kita akan datangi lagi Kejaksaan Negeri Situbondo, serta kita pastikan jika Kejaksaan belum juga menentukan hasilnya maka kita akan siapkan IMSAK Jilid 3 dengan massa lebih besar lagi”.ungkapnya

(Grunge).

 

the authorRedaktur2